Cuma Keluyuran

Bukan Jalan-Jalan Cuma Keluyuran

Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Kamis, 16 April 2015

Explore Dusun Kinahrejo, Wisata Lava Tour di Kaki Gunung Merapi

Welcome Desa Kinahrejo
#CumaKeluyuran - Dahsyatnya letusan Gunung Merapi di Jogyakarta tentu mengingatkan memori kita akan bencana 3 tahun silam. Merapi kala itu memuntahkan seluruh gugurannya beserta abu vulkaniknya ke seluruh dataran Sleman, Jogyakarta dan beberapa daerah di Jawa Tengah seperti Magelang dan Purworejo. Desa-desa yang berada di bawah kaki Gunung Merapi luluhlantah tak bersisa. Termasuk Dusun Kinahrejo tempat tinggal Almarhum Mbah Marijan sang guru kunci Gunung Merapi.

Bercerita sedikit tentang Dusun Kinahrejo tentu erat kaitannya dengan sosok fenomenal Mbah Marijan dan Upacara Labuhan Gunung Merapi. Sebelum terjadi letusan Gunung Merapi 26 Oktober 2010 lalu, Dusun Kinahrejo sudah dikenal sebagai desa wisata. Bukan hanya saja memiliki panorama yang menawan tetapi Dusun Kinahrejo sudah tersohor karena wisata budayanya yaitu upacara adat labuhan merapi. Tidak sedikit wisatawan lokal dan mancanegara yang berbondong-bondong datang ke Jogyakarta untuk menyaksikan prosesi dari upacara adat ini.

Indahnya Merapi (Source gambar: http://id-wal.com/)
Labuhan Merapi biasanya diselenggarakan setiap Bulan Rajab dalam penanggalan jawa. Upacara ini juga merupakan salah satu daya tarik wisata untuk lebih mengenal kekayaan budaya milik Yogyakarta. Seperti yang dikutip dari (Indonesia Travel) Upacara Adat Labuhan merupakan Upacara merupakan perwujudan doa persembahan kepada Tuhan atas rahmat dan anugerah yang diberikan kepada karaton dan rakyatnya juga sebagai tanda penghormatan bagi leluhur yang menjaga Gunung Merapi.

Sebagai desa wisata, Dusun Kinahrejo memang memiliki daya pikat tersendiri untuk banyak wisatawan. Terletak di dataran tinggi dengan iklim tropis yang sejuk serta bentangan wilayah dengan barisan bukit yang ditumbuhin pepohonan hijau menambah asri view dari Dusun Kinahrejo. Namun, pemandangan alam yang hijau itu seketika musnah ketika abu vulkanik Gunung Merapi 3 tahun silam menghempas semua daerah yang berada di kaki Gunung Merapi.

Letaknya yang hanya berjarak kurang dari 5 km mengakibatkan Dusun Kinahrejo, Kepuharjo mengalami dampak terparah dari bencana ini. Awan panas yang disemburkan merapi atau yang lebih dikenal dengan wedus gembel menyapu hampir seluruh pemukiman penduduk Dusun Kinahrejo.

Pasca meletusnya Merapi, desa ini pun mulai berbenah. Banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang ingin melihat langsung bagaimana keganasan awan panas yang kala itu menyapu Dusun Kinahrejo. Tempat ini pun dijadikan sebagai area wisata lava tour. Mungkin ini yang dinamakan berkah pasca bencana, sektor ekonomi di desa ini sedikit demi sedikit mulai merangkak naik.

Berbicara keindahan & keganasan Merapi seolah mem-flasback ingatan saya ketika berkunjung ke Dusun Kinahrejo akhir Februari 2012 lalu. Pengalaman ini memang sangat berkesan. Saat itu kami sekeluarga berkesempatan untuk mengikuti perjalanan dinas ayah ke Daerah Istimewa Jogyakarta.

Dari sayapnya udah bisa ditebak kan? 
Terbang dengan menggunakan salah satu maskapai penerbangan, kami berangkat menuju DI
Jogyakarta sekitar pukul 15.50 dan tiba di Bandara Adi Sutjipto pukul 17.05. Alhamdulillah, perjalanan selama ± 1,5 jam tidak ada kendala sedikit pun, cuaca pun sangat bersahabat.

Sesampainnya di Jogya, kami menyewa sebuah mobil rental untuk mengantarkan kami ke penginapan. Sepanjang perjalanan dari bandara ke penginapan, kami banyak bertukar informasi dengan Pak Hadi. Pak Hadi adalah sopir yang mengantarkan kami ke penginapan. Sosok Pak Hadi yang ramah membuat kami cepat akrab dengan beliau. Selama di Jogya, kami menggunakan jasa beliau berserta mobil rentalnya. Kami pun diberikan beberapa alternatif penginapan/hotel di sepanjang Jl.Malioboro. Akhirnya memutuskan untuk menginap di Hotel Malioboro Inn untuk 3 hari 2 malam.

Menjajaki Kota Jogya dengan budaya dan bangunan bersejarahnya tentu bukan barang langka untuk kami. Kami sudah beberapa kali menyambangi Kota Gudeg. Menyusuri Jl.Malioboro, mengubek Pasar Beringharjo sampai berkunjung ke situs bersejarah Candi Prambanan sudah pernah kami lakukan sehingga untuk perjalanan ini kami memutuskan untuk mengulik hal baru di kota ini.

Untuk trip kali ini boleh dibilang sebagai ‘trip dadakan’. Awalnya kami tidak ada rencana sedikit pun untuk mengunjungi Dusun Kinahrejo karena tujuan semula perjalanan kami hanya ingin berkunjung ke kampung halaman bapak & ibu di Daerah Purworejo. Tetapi berhubung bapak ada pekerjaan dinas di Jogya sehingga memaksa kami untuk menginap di Jogyakarta selama 2 malam. Toh, Jarak Jogyakarta-Purworejo pun tidak terlalu jauh, dapat ditempuh selama ± 1 jam perjalanan.

Berkat sumbangan ide dari Pak Hadi jugalah yang mengantarkan kami sampai ke tempat sang kuncen Merapi (Alm. Mbah Marijan). Walapaun kami sempat ragu, lagi-lagi Pak Hadi menyakinkan kami, Dusun Kinahrejo aman untuk dikunjungi. Memasuki Daerah Kaliadem kami dibuat tercengang. Mahabesar Tuhan dengan segala penciptaan dan kuasa-Nya. Hampir seluruh kawasan rata dengan tanah, dusun yang tadinya dipenuhi tumbuhan hijau berubah menjadi dataran abu pasir. Saya berkesempatan untuk turun dan merasakan berapa ganasnya bencana kala itu. Abu pasir yang kami injak pun masih terasa hangat. Sejauh mata saya memandang hanya terdapat sisa puing-puing rumah, dahan pepohanan dan abu pasir. Supeeer!

Sungguh pengalaman trip yang mengesankan untuk saya. Dan setidaknya untuk saya pribadi semakin menyadari bahwa diri ini harus semakin tawadu’ atas kebesaran dan kuasa-Nya. Kalau yang ini mungkin masuknya kategori liburan kali ya? Hehehe.. Soalnya semua pengeluaran disubsidi orang tua (full cost). Untuk sobat CK yang ingin ataupun baru mengagendakan berwisata ke Dusun Kinahrejo berikut beberapa informasi dan referensi untuk Kamu:

FYI 

LOKASI
Dusun Kinahrejo adalah sebuah dusun yang terletak di Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Jogyakarta.

PETA LOKASI
Klik untuk melihat peta (Lihat Peta Lebih Besar) (Jogyakarta.PanduaWisata.com, 2012)

AKSES
Untuk mencapai Dusun Kinahrejo kita dapat melalui jalur utara yaitu melewati Jalan Kaliurang dengan menggunakan kendaraan pribadi baik roda dua ataupun roda empat, karena akses angkutan umum untuk menuju Dusun Kinarejo hanya mencapai Jalan Kaliurang saja (Jogyakarta.PanduaWisata.com, 2012)

TRANSPORTASI MENUJU DUSUN KINAHREJO
Seperti yang udah saya jelaskan untuk mencapai Dusun Kinahrejo kita dapat menggunakan kendaraan pribadi baik roda dua ataupun roda empat karena belum ada angkutan umum yang melayani rute sampai ke Dusun Kinahrejo. Kebetulan kami saat berkunjung kesana menggunakan jasa mobil rental. Anda dapat menyewa mobil dengan kisaran harga Rp 300.000,- s.d Rp. 400.000,- (sudah include dengan driver).

BIAYA/ TIKET MASUK DUSUN KINAHREJO
Seingat saya untuk memasuki kawasan Dusun Kinahrejo (± 1 tahun yang lalu) hanya dikenakan biaya masuk retribusi kendaraan saja sebesar Rp 15.000 s.d Rp. 20.000,- tetapi kalau dibeberapa referensi yang saya baca baru-baru ini wisatawan juga dikenakan harga tiket sebesar Rp. 5.000,-/orang (dewasa) (teamtouring.net)

HOTEL/PENGINAPAN
Kamu juga nggak perlu khawatir untuk masalah penginapan/hotel karena di daerah Kaliadem terdapat beberapa penginapan yang lokasinya tidak jauh dengan Gunung Merapi, diantaranya The Cangkringan Jogja Villas & Spa atau Raffles Holiday Jogja Hotel. Mungkin kalau Kamu mau mencoba Hotel Malioboro Inn tempat saya bermalam, monggo! Harga rate per-kamarnya juga terjangkau, nyaman dan yang pasti letaknya ditengah Kota Jogyakarta sehingga memudahkan kamu untuk berkeliling Kota Jogya.

Total Cost : $%@#% IDR (Namanya juga jalan-jalan di-sponsorin)
Nah ini dia penampakan yang sempat saya abadikan pas keluyuran ke Dusun Kinahrejo, Jogyakarta.
Pasca Erupsi Merapi

Numpang Narsi (Saya & Keponakan)
Awas Tebing Longsor
Dahsyatnya Merapi

1 komentar:

Ada pertanyaan atau mau share pengalaman? Silahkan..

Post Top Ad

Your Ad Spot