Cuma Keluyuran

Bukan Jalan-Jalan Cuma Keluyuran

Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Selasa, 23 Juni 2015

Tak Perlu Menunda Untuk Menyambangi Pulau Tunda

The Beacutiful of Postpone Island
Cuma-Keluyuran  | Ach… Kangen! Itu yang saya rasakan setelah sekian lama nggak posting apapun di Blog kesayangan ini. Bukan maksud hati ingin meninggalkan dunia per-BLOG-an, halah! Sebagai orang yang moodie, kadang mood buat nulis itu muncul dan tenggelam sesuka hati.  Apalagi buat yang sudah bekerja, ngerasain banget kan waktu itu ngebunuh kehidupan sosial kamu (Yailah LEBAY)? Tapi emang bener, hampir 8-10 jam waktu & fikiran kita difokusin buat bekerja sisanya di rumah cuma buat kegiatan macem bersih-bersih, istirahat & makan saja. Boro-boro mau nulis, buka aja laptop cuma buat update di medsos sama browsing di Lazada. Lah., Jadi curhat :))

Entah malaikat mana yang merasuk ke tubuh saya malam ini sehingga menggerekan jari jemari saya untuk menulis dan berbagi cerita ke sobat CK. Sesuai dengan judulnya, kali ini saya mau berbagi pengalaman saat keluyuran ke Postpone Island (red : Pulau Tunda). Pulau yang secara administratif terletak di Kabupaten Serang, Banten ini memang destinasi baru dikalangan traveller.

Perjalanan ini memang sudah saya rencakan sejak lama dan sempat tertunda. Beberapa free review (FR) dari salah satu forum backpacker membuat saya semakin penasaran dengan 'keperawanan' dan keindahan bawah laut pulau ini.

Ajakan salah seorang teman ke Pulau Tunda di Bulan Maret 2014 lalu memang waktu yang sangat PAS! Pas dengan waktunya dan pas juga dengan kantong saya. Lalu dengan sigapnya saya meracuni teman-teman saya untuk join ke dalam expedisi ini. Wedeh! Alhasil, dua orang teman berhasil kena rayuan maut. Walaupun pas di hari H-nya, salah seorang teman nggak bisa gabung karena harus menunggu ayahnya yang lagi sakit.
Akhirnya kami berdua tetap fix untuk melanjutkan trip ini bersama teman-teman dari Backpacker Indonesia. Minggu, 30 Maret 2014 kami berangkat dari Ciputat menuju Terminal Kp.Rambutan sebagai lokasi meeting point. Sekitar pukul 4:30 WIB kami tiba di Terminal Kp.Rambutan, sembari menunggu teman-teman lainnya kami pun melaksanakan ibadah sholat subuh berjamaah. Tidak lama bersalang, teman-teman yang ikut dalam trip ini pun sudah berkumpul. Pukul 5:30 kami pun berangkat menuju Pelabuhan Karangantu, Serang.

Pelabuhan Karangantu, Serang
Perjalanan selama di Bis, tentu dihabiskan untuk tidooor! Dari Terminal Kp.Rambutan menuju Pelabuhan Karangantu, Serang memakan waktu +/- 1,5 jam. Sesampaikan di Pelabuhan Karangantu kami melanjutkan perjalanan dengan menggunakan kapal nelayan berukuran sedang dengan quota maximal 25-30 orang/ kapal. Cuaca hari itu sangat mendukung, awannya cerah dan ombaknya juga selow. Sama sih kayak perjalanan di bis, di kapal pun saya lebih banyak menghabiskan waktu untuk tidur. Nggak tau kenapa, tidur di kapal itu menurut saya bak laksana kita lagi di-nina-bobo-in, diayun-ayun tapi bedanya ini sama ombak. Bikin pules deh pokoknya.

Hampir 2,5 jam terombang-ambing di laut lepas, eng..ing..eng akhirnya kami menemukan daratan juga. Yes, itu dia PULAU TUNDA! Pulau yang memiliki luas 300 hektar dengan jumlah penduduk mencapai 3000 orang ini (source: id.wikipedia) sekilas memang tidak tampak terlalu istimewa. "Kayaknya nggak menarik ya pulau ini"? Celetukan dihati saya pas menginjakan kaki di dermaga Pulau Tunda, Hmm.. Karena bentukan pulaunya yang ala kadarnya dengan fasilitas yang ala kadarnya pula. Wajar banget karena pulau ini memang belum digarap secara serius oleh Dinas Pariwisata sehingga Pulau ini jauh dari kesan tempat wisata.

Bersama 25 teman lainnya dari Komunitas BackpackerIndonesia, kami menuju homestay yang sudah disediakan. Alhamdulillah.. akhirnya bisa rebahan juga. Time to ISHOMA (istirahat-sholat-makan siang)! Oh ya, selain rombongan kami ternyata ada juga lho rombongan lain yang sehari sebelumnya sudah meng-eksplore keindahan pulau ini.

Setelah kegiatan ishoma selesai, seperti trip-trip sebelumnya kami pun bersiap diri untuk ber-snorkling ria. Untuk pecinta wisata pulau tentu part ini merupakan kegiatan yang selalu ditunggu-tunggu. Sekitar pukul 14:00 WIB kami dibawa menuju ke Dermaga Pulau Tunda untuk melakukan snorkling. Spot-spot snorkling di Pulau Tunda terdapat di sekeliling pulau ini. Jadi jangan heran jika kamu nanti hanya diajak berputar keliling pulau saat snorkling karena disekelilingnya aja spot-nya udah ajib-ajib banget

Dan ini dia spot-spot snorkling terbaik di Pulau Tunda, beberapa moment & penampakan yang sempat diabadikan.

Underwater Pulau Tunda
Biota Laut Pulau Tunda (Photo by: Hery Ramdhani)
Underwater Postpone Island (Photo by: Hery Ramdhani)
Wow., istimewa.. itu yang saya katakan ketika melihat keindahan bawah laut Pulau Tunda (walaupun itu hanya terucap di dalam hati). Bagaimana tidak? Pulau yang tampak luarnya terlihat biasa ternyata menyimpan pesona keindahan laut yang luar biasaa.

Waktu jugalah yang menghentikan ekplorasi di pulau ini, sore itu saya dan rombongan berhasil mengeksplore 3 spot di Pulau Tunda dan kami memutuskan untuk kembali ke homestay untuk bilas dan istirahat.

Seperti biasanya juga, malam harinya digunakan untuk MAKRAB (Malam Keakraban). Saya lebih memilih menghabiskan waktu untuk bersenda gurau dengan beberapa teman di saung ujung dekat dermaga dengan ditemani bintang-bintang cantik dan segelas kopi hangat yang manis, It's a perfect!

Malam berganti pagi, saya dan beberapa teman dari Backpacker Indonesia bangun lebih awal untuk hunting sun rise di dekat dermaga. Yach.. Zonk ternyata pagi itu sang surya tidak menampakan kilauannya dengan sempurna, sedikit tertutup awan. Tapi Alhamdulilah selama trip ini berlangsung cuaca di Pulau Tunda sangat cerah. Di pulau ini juga terdapat jogging track yang cukup panjang yang menghubungkan kampung barat dan timur. Kita dapat berjalan kaki untuk menyusuri pulau ini melewati kebun, pepohanan dan semak belukar yang masih rindang. Asyiik.. Lumayan juga bikin ngos-ngosan.

Setelah hunting sunrise dan berjalan di sekitaran Pulau Tunda, kami kembali menunju kembali untuk sarapan dan melanjutkan tujuan awal yaitu mengekplorasi keindahan bawah laut pulau ini. Ya, sekitar jam 08:00 WIB kami melakukan hoping island (lagi) untuk snorkling di spot sisi barat dan selatan Pulau Tunda.

Menurut saya, snorkling di hari kedua lebih membuat mata terperanga atas ciptaan dan karunia Tuhan yang luar biasa ini. Soft coral dan hard coral cantik tidak lepas dari pandangan saya. Air lautnya juga bersih banget bro. Laksana kamu lagi berada di kolam raksasa aquascape yang di dalamnya ada tumbuhan hijau, batuan dan ikan warna-warni yang cantik.

Nggak terasa hampir 3 jam lebih kami mengeksplore pulau ini dan kami memutuskan untuk kembali ke homestay untuk bilas dan packing. Ah.. ini moment-moment yang paling selalu bikin males karena harus mengakhiri sebuah perjalanan dan kembali ke rutinitas seperti biasanya. Bhay.. Pulau Tunda! New experiece, new friends, & new place. Recomended. Semoga bisa menjadi alternatif sobak CK buat backpacker-an. Nikmatin hidup bro sambil bersyukur juga..
Belajar Renang
Ini gue..
Sunrise
FYI!

LOKASI
Map
TRANSPORTASI :
Dari Terminal Kp.Rambutan sobat CK dapat menggunakan bus Primajasa dengan tarif Rp. 20.000,- kemudian turun di Terminal Pakupatan, Serang. Dari situ, disambung lagi dengan angkot untuk menuju Pelabuhan Karangantu. Tarifnya kurang lebih Rp. 3.000,-. Setelah sampai di  Karangantu, kita menggunakan KM Tunda rute Pelabuhan Karangantu-Pulau Tunda.

FASILITAS :
Di Pulau Tunda fasilitas kedai/rumah makan tidak banyak, saya hanya mendapati 2 warung kelontong gitu yang lokasi dekat sama homestay. Jika dibandingkan dengan Pulau Tidung, atau pulau-pulau lainnya di Kep.Seribu yang sudah digarap secara profesional oleh dinas pariwisata setempat tentu masih kalau jauh.

Listrik : Penduduk Pulau Tunda mayoritas menggunakan teknologi tenaga surya untuk memenuhi kebutuhan listrik mereka, setiap rumah dilengkapi dengan antena penangkap tenaga surya. Jadi, untuk listrik baru dipergunakan pada malam hari, siang hari mereka tidak menggunakan listrik. Saya sarankan untuk membawa powerbank yang kapasitasnya cukup untuk men-charge gadget kamu seharian selama di Pulau Tunda.

Jaringan komunikasi : 100 meter kapal kamu akan bersandar di dermaga Pulau Tunda, pasti akan mendapati signal HP Anda SOS karena jaringan telekomunikasi di Pulau ini tidak terlalu bagus.

So.. itu aja review dari saya, semoga bisa menginspirasi dan semakin banyak orang yang berkunjung ke Pulau Tunda. Indonesia Bagus banget bro!

COST :
250K IDR
Include Makan, Alat Snorkling, Homestay

TEAM
The Team
Salam, 

1 komentar:

  1. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kbagi.com untuk info selengkapnya.

    Di sana anda bisa dengan bebas share dan mendowload foto-foto keluarga dan trip, music, video, filem dll dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    BalasHapus

Ada pertanyaan atau mau share pengalaman? Silahkan..

Post Top Ad

Your Ad Spot