Cuma Keluyuran

Bukan Jalan-Jalan Cuma Keluyuran

Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Rabu, 24 Juni 2015

Yang Anti-Mainstream di Jakarta, Hutan Mangrove Pantai Indah Kapuk (PIK)

Photo by: @DiditPramana
.:: Cuma-Keluyuran ::. | Buat warga ibu kota dan sekitarnya tentu butuh yang namanya refreshing alias liburan. Bayangin aja hampir seminggu full kerja dengan segala permasalahan dan keruwetan mulai dari macet, polusi, dan angka kriminalitas yang tinggi otomatis memicu tingkat kejenuhan. Sudah pasti liburan adalah solusinya, bahkan untuk sebagian orang berlibur atau plesiran menjadi gaya hidup dan kebutuhan primer untuk mereka.

Berbicara tentang tempat liburan, di Jakarta emang gudangnya deh. Apa aja ada, Right? Yeah... Mall udah nggak kehitung banyaknya, berjejer, rapet & setiap tikungan juga ada (lebay mode:on). Mengusung konsep one stop shopping yang artinya semua kebutuhan dapat diperoleh dalam satu pusat perbelanjaan menjadikan tempat ini salah satu yang favorit untuk mereka 'berlibur'. Di Mall kamu bisa kulineran, nonton bioskop, main timezone, belanja, ataupun hanya sekedar melihat-lihat saja tanpa membeli barang (window shopping) dan ternyata ini lumayan ampuh buat sebagain orang. PLEASE STOP! Cari cara berlibur yang asik nggak harus melulu ke Mall dear, minimal ajak teman, anak, atau saudara kamu ke tempat yang bisa bikin mereka lebih aware, lebih bersyukur dan lebih cinta sama alam. That's point!

Selain Mall tentu Jakarta juga punya tempat rekreasi yang oke punya mulai dari Ancol, Dufan, Taman Mini, Museum/ tempat-tempat bersejarah macem Kota Tua, Monumen Nasional (Monas), Kebun Binatang Ragunan,  wahana air/ waterboom dll. Eh.. tapi itu sih udah mainstream banget dari kecil pasti kita sering diajak sama mami & daddy kita pergi ke sana atau yang dulunya pernah kecil jaman SD pasti kalau study tour main-mainnya kesana kan? Hehehe... Udah biasa broh!

Nah, kali ini saya akan berbagi ke Sobat CK ternyata di Jakarta ada lho tempat yang anti-mainstream. Namanya Ekowisata Hutan Mangrove PIK. Sesuai dengan namanya, ini adalah tempat pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek lingkungan khususon tanaman bakau.

LOKASI-nya DIMANA?

Sesuai dengan namanya juga PIK itu kepanjangan dari Pantai Indah Kapuk, sebuah daerah di Jakarta Utara (Penjaringan).

Keluyuran saya kali ini ditemani teman-teman alumni SIBIS2007. Seminggu sebelumnya udah saya broadcast untuk rencana keluyuran saya kali ini, ada juga yang sebagian di-japri. Mulai dari kapan pelaksanaannya, tempat meeting point, dan harga tiket masuk (semua boleh hasil browsing). Alhamdulillah, beberapa dari mereka kejaring untuk mengikuti perjalanan ini. Kalau dihitung jumlahnya lumayan jugalah dan berikut penampakan mereka! Walaaa..

Sebetulnya kalau buat saya pribadi tujuannya bukan lebih ke destinasinya, tapi lebih kebersamaannya dan acara ngumpulnya itu yang bikin KANGEN. Maklum udah lama nggak ngumpul setelah lulus kuliah. Bisa dibilang mereka-mereka ini bukan sekedar teman/ sahabat tapi sudah kayak keluarga.

Eh balik lagi yuk, ngomongin Hutan Mangrove-nya. Perjalanan ini dimulai dari tempat meeting point kita di Halte Busway Monas. Dari yang awalnya janjian jam 9 pagi sampe ngaret jam 12 siang. Entah kenapa hari itu cuaca lagi nggak asik banget. Hujan dari pagi sampai siang, deres pula. Belum lagi ada beberapa teman yang kejebak hujan. Complete.. Tapi bersyukur dan salut sama teman-teman yang sudah confirm ikut mereka tetep datang walaupun cuaca lagi nggak asik.

RUTE

Dari Halte Busway Monas kamu bisa langsung naik BKTB (Bus Kota Terintegrasi Busway)  jurusan Pantai Indah Kapuk (PIK), cukup sekali naik bus. Bus BKTB jurusan PIK lumayan jarang, jadi kamu harus sedikit bersabar karena jarak satu bus ke bus lainnya 30menitan. Kalau sudah di bus-nya jangan lupa nanti bilang sama mbak/ mas kondektur-nya buat turun di Sekolah Budda Tzu Chi. Kondekturnya pasti udah paham banget, kalau kita emang mau ke Hutan Mangrove PIK. Waktu tempuhnya nggak lama, +/- 1,5 s.d 2 jam perjalanan.

Kalau sudah turun di depan Sekolah Tzu Chi, kamu bisa jalan kaki menuju Ekowisata Hutan Mangrove PIK. Lokasinya tepat di belakang Sekolah Budda Tzu Chi. Lumayan juga sih sebetulnya kalau jalan, tapi angkot atau transportasi umum lainnya juga nggak ada. Jarak dari +/- 500 meter (mungkin) bisa jadi lebih. Ya alternatifnya Sobat CK bisa bawa motor (kalau yang tau jalannya). Buat saya sih jalan kaki segitu doang nggak masalah, asalkan sama mereka (Syedaap nggak tuh?). Buat yang hobi ngalay atau narsis, bolehlah kayak kita sempetin foto-foto dulu disini yang penting tetep santun dan nggak bikin kotor gaes.
Sekolah Tzu Chi
HUTAN MANGROVE PIK

Sampai di loket tiket nanti kita akan dimintakan uang sebesar 25K IDR untuk biaya masuknya per-orang. Harganya worth-it kok dengan lokasinya. Namanya juga Ekowisata sudah pasti terasa sangat alami dan adem. Berhubung sampai sana kita semua belum Sholat Zuhur, jadi yang paling utama kita cari Masjid/ Mushola. Ternyata nggak jauh dari loket tiket ada Mushola yang bahan materialnya terbuat dari kayu dan makin eksotis karena habis diguyur hujan juga. Yah, seperti biasalah habis sholat kami sempat mengabadikan beberapa moment di halaman samping dekat Mushola, view-nya juga bagus banget. Kayak gini nih..

Abis Sholat Mimin Dimodusin Sama Cewek ini 
Masih di Area Mushola
FASILITAS 

Sholat udah, foto juga udah. Tapi makan siang belom? Cacing-cacing diperut udah pada berontak semua, Ini sebenernya dari akibat beberapa review blog yang ngasih note kalau kesana nggak boleh:
- Bawa makanan karena ada petugas yang akan meriksa tas yang kita bawa. Alhasil saya dan temen-temen yang lain pun nggak bawa bekal apa-apa. Tapi kemarin pas saya dan teman-teman kesana itu nggak terjadi dikita. Mungkin petugasnya lagi males meriksa karena lagi musim hujan kali ya. Hahaha..
- Larangan untuk membawa kamera SLR, jika ketahuan akan di denda 1.000.000 IDR (Nah yang ini bener) Dari awalnya pun kita sudah diingatkan sama petugas, walaupun ujung-ujungnya tas kami juga nggak diperiksa. Kurang tahu juga alasannya apa? Namanya juga pengunjung, ya tinggal kita ikutin aja rule-nya gaes.
Sebetulnya kalau Sobat CK nggak bawa perbekalan kayak kita, nggak perlu khawatir karena di sana ada KEDAI MAKAN. Emang menunya cuma 2 (dua) macem aja, nasi goreng & indomie rebus/goreng+telor boleh request juga pake nasi biar lebih nampol. Harganya standar kok kayak kantin pada umumnya 10-15ribu-an IDR.

APA YANG BISA DILAKUKAN? 

Karena ini tempat konservasi tanaman bakau tentunya kamu bisa melakukan aktifitas berjalan kaki menyusuri hutan bakau ini dengan segala flora dan fauna yang ada di dalamnya. Seru kok! Hutan Mangrove PIK memiliki luas 340 ha (source : jakarta.go.id), siap-siap betis pegel kalau kamu mau meng-ekplore seluruh lokasi ini.

Kalau yang males jalan kaki, di sini juga disedikan penyewaan
  1. Kano dengan tarif : 100K IDR/ 45 menit atau 
  2. Perahu : 250K IDR/ 6 orang/ Perahu
Disini juga disediakan camping ground gitu (rumah tenda dari kayu gitu bentuknya segitiga) buat menginap, kalau menurut saya sih nggak recomended. Untuk harganya sih lupa per malamnya berapa.

Di sini ada jalan setapak gitu yang terbuat dari kayu dimana sekelilingnya dipenuhi sama rimbunnya vegetasi bakau. Kamu bisa susuri terus sampai pintu keluar, lumayan panjaaang jalanannya dan view-nya juga bagus. Jangan lupa sambil mengabadikan beberapa foto di tempat ini yaa, seperti yang kita lakukan ini. Oh ya, berhubung pas kemarin kami kesana habis hujan jalanannya agak licin jadi harus tetap hati-hati juga ya gaes.. Hindari pemakaian flast shoes (cewek) atau sendal jepit. Sama satu lagi jangan main di tempat ini sampai sore ya, karena semakin sore nyamuknya makin banyak. So, bisa pakai baju lengan panjang & celana panjang.

Sayangnya sampe sini kami terlalu sore dan cuaca juga lagi nggak bagus. Jadi belum sempat explore seluruh kawan Hutan Mangrove PIK. Hiks..
SIBIS on Vacation
Kami Yang Oenyu
Difotoin

Gimana seru kan? Semoga bisa jadi alternatif untuk menghabiskan weeekend kamu bersama keluarga, pasangan, teman & sahabat di Ekowisata Hutan Mangrove PIK.

FYI
Total COST
Tiket Masuk : 25K IDR
Makan Siang : 15 IDR
Tiket Bus APTB (Ciputat-Monas) : 8K IDR
Tiket Bus TJ (Monas-PIK) : Kisaran 6K-10K IDR (Lupa)

Salam, 
Selamat Keluyuran





11 komentar:

  1. Infonya lengkap mimiinn....😄😄 tapi yakin itu mimin yang di modusin?😝

    BalasHapus
    Balasan
    1. Inshaa Allah lengkap beb, iya ya? Masa cowok dimodusin sih? Hahaha..

      Hapus
  2. Masjid kece nya kok ga di upload sih de.. kan baguuuss bgt heheheh

    BalasHapus
  3. sering melihat dari artikel dan televisi tentang wisata mangrove tapi aku belum pernah ke sana, tapi mudah2an suatu saat bisa ke sana. Thanks infonya

    BalasHapus
  4. di jakarta pun masih ada ya kawasan mangorve alami seperti ini, mudah2n bisa terus dikembangkan sebagai kawasan untuk pendidik lingkungan hidup...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, semoga makin banyak tempat alami di JKT

      Hapus
  5. @Ratna : Pekarangan masjidnya aja yang di upload. hehehe

    @Tira Soekardi : Sama-sama Mbak Tira :)

    @Janiarto : Iya mas, Amin, Semoga lahan untuk alam semakin banyak

    BalasHapus
  6. DEWASTREAMING.COM
    ------------ ------------ ------------ ------------ ----------------------- ----------------------- --------------
    NONTON FILM ONLINE MARET 2016
    WEB BLOG NONTON FILM
    SITUS NONTON FILM STREAMINGONLINE
    ------------ ------------ ------------ ------------ ----------------------- ----------------------- ----------------

    BalasHapus
  7. Duuuh, aku kepengen main ke sini tuh belum kesampaian deh. Ternyata naik kendaraan umum juga bisa ya yg penting sabar hihihihi. Pepotoan di sini bareng teman2 dan bisa makan2 juga, kudu jd jadwal aku jln2 selanjutnya kelar corona nih.

    BalasHapus

Ada pertanyaan atau mau share pengalaman? Silahkan..

Post Top Ad

Your Ad Spot